Indonesia adalah
negara yang bukan cuma kaya akan budayanya, tapi juga kulinernya. Salah satu
makanan khas Indonesia yang sudah mendunia adalah gado-gado atau dalam bahasa
Inggrisnya, Indonesian Salad. Gado-gado adalah campuran dari berbagai jenis
sayuran rebus seperti kol, kacang panjang, selada, tauge, kentang, dan
lain-lain yang disiram oleh saus kacang. Penyajiannya biasa dilengkapi dengan
potongan telur rebus, bawang goreng, dan juga kerupuk. Biasanya gado-gado
dimakan bersama lontong atau nasi.
Salah satu bukti gado-gado
Indonesia sudah mendunia adalah saat gado-gado yang disajikan Paula Astrid Unu,
juru masak Indonesia berhasil meraih juara pertama pada kategori Lomba Masak
Internasional Litorale Flegreo Nel Mondo 2010 di Napoli, Italia pada 13-27 Juli
2010. Gado-gado adalah salah satu makanan yang bisa dibilang merakyat. Kita
bisa nemuin menu gado-gado mulai dari pinggir jalan, restoran, sampai hotel
berbintang.
Nah, kalo di Jakarta sendiri
ada beberapa restoran gado-gado yang udah cukup terkenal dan rasa gado-gadonya
gak perlu diragukan lagi nih. Yang pertama adalah gado-gado Cemara yang
berlokasi di Tanah Abang V. Makanan ini dinamakan gado-gado Cemara karena
pertama kali dipopulerkan di Jalan Cemara. Gado-gado ini tidak memiliki cabang
sehingga keaslian rasa tetap terjamin. Pertama kali didirikan pada tahun 1947,
gado-gado Cemara tidak pernah sepi oleh pembeli. Sayuran yang digunakan direbus
dengan baik sehingga warnanya tetap segar.
Semua bahan selalu habis
digunakan dan tidak pernah tersimpan lebih dari lima jam. Satu hal yang lagi
yang membuat gado-gado ini terasa lezat adalah bumbu kacangnya yang tidak
kental dan terasa berat. Hal ini dikarenakan gado-gadonya menggunakan kacang
tanah sebagai bahan utama bumbu kacangnya dan hanya menggunakan sedikit kacang
mede sebagai penguat rasa dan aroma. Bumbu kacangnya diproses dengan cara
diulek dan kita masih bisa menikmati kerenyahan dari butiran kacang pada
bumbunya. Porsi dari gado-gado Cemara ini juga lumayan besar. Tak heran jika
harganya lumayan mahal yaitu Rp 30.000,00.
Selain itu ada juga gado-gado
Bonbin yang terletak di Jl Cikini IV No. 5, Jakarta Pusat. Isi dari gado-gado
ini adalah kacang panjang, kol, tauge, bayam, mentimun, dan telur rebus.
Setelah disiram bumbu kacang, diatasnya diberi kerupuk udang dan taburan bawang
goreng. Bumbu kacangnya diblender sehingga terasa halus dan sangat lembut. Kalo
gado-gado yang satu ini porsinya gak terlalu banyak, jadi bisa ditambahkan
lontong sebagai pelengkapnya. Satu porsi gado-gado Bonbin bisa dinikmati dengan
merogoh kocek sebesar Rp. 22.000,00.
Nah, yang terakhir adalah
gado-gado Boplo. Gado-gado yang satu ini memiliki banyak cabang dan restorannya
pun sudah bergaya modern. Dinamakan gado-gado Boplo karena pertama kali dijual
di Pasar Boplo. Racikan isinya terdiri dari selada, kentang, kol, kacang
panjang, tahu, mentimun, tauge, telur rebus, dan lontong. Yang membuat
gado-gado ini terasa istimewa adalah racikan bumbu kacangnya yang terdiri dari
campuran kacang tanah dan kacanf mede. Resep bumbu kacangnya masih sama seperti
yang digunakan sang pendiri, Ibu Juliana Hartono. Sebagai pelengkap, gado-gado
Boplo diberi emping atau kerupuk udang dan juga taburan bawang goreng. Harga
per porsinya cukup terjangkau yaitu Rp. 25.000,00.
Setelah kita bahas tiga
gado-gado paling hits yang ada di Jakarta, sekarang gak perlu bingung lagi kan
untuk nentuin mau makan apa bareng temen, pacar, atau keluarga? Tinggal pilih
yang harganya sesuai dengan kocek dan langsung deh nikmatin makanan dengan cita
rasa asli Indonesia yang sudah mendunia.
Sumber:
http://food.detik.com/read/2012/06/27/154852/1952302/288/gado-gado-siram-paling-segar-se-jakarta
http://dreamindonesia.wordpress.com/2010/08/04/mantaps-gado-gado-made-in-indonesia-raih-juara-masakan-internasional/
http://travel.kompas.com/read/2012/04/27/0808288/Gado-gado.Jadul.Cemara.1947



Posting Komentar